as written on; Friday, April 24, 2009
2:30 AM | 0 comments
Hello, You Found Me — 1
Guoman Tower (formally Tower Thistle), St Katherine's Way, City of London, E1W 1LD
"Jadi, Flavarel, tidak apa-apa kan kita menginap disini untuk sementara?" suara lembut itu menggetarkan gendang telinga Flave. Gadis berusia delapan belas tahun itu hanya bisa mengangguk pelan dan tersenyum manis pada Mom. Sebenarnya, Flave bisa saja langsung pulang ke villanya di Chelsea. Hanya saja dengan alasan klasik dari Mom—disewakan, yeah, bukan masalah kan?—mereka bertiga (Mom, Anno, dan Flave) akhirnya memutuskan untuk menginap di hotel bintang empat. Wow.. Dekat dengan London Bridge pula. Sangat dekat malahan, kau hanya bisa berjalan dua menit untuk sampai di London Bridge dan menikmati pemandangan dermaga St. Katharine yang indah. Cepat-cepat ia melangkah menuju kamar yang sudah dipesan oleh Mom. Barusan kata Mom, mereka akan jalan-jalan berkeliling daerah London.
Bersama kakak laki-lakinya yang super menyebalkan, Anno. Naik mobil pribadinya, tentu saja. Kenapa tidak Apparate saja sekalian? Toh, mereka sama-sama bersekolah di Hogwarts ini, kok!
"So, kemana temanmu yang di Hogwarts itu? Err—siapa sih namanya?"
Kakaknya tiba-tiba membuka pembicaraan dengan menanyakan teman Flave. Teman Hogwarts yang mana? Rasa-rasanya Flave punya banyak teman di sekolah lamanya itu, meski tidak terlalu sering bersosialisasi. Dan rasanya.. Anno belum pernah bertemu dengan siapapun temannya yang satu sekolah dengannya itu. "Yang mana—awas!" Flave sedikit mengagetkan kakaknya yang sedang menyetir itu. Bagaimana tidak coba? Anno terlihat tidak terlalu konsentrasi menyetir sampai hampir menyerempet bus nomor 10 dengan tujuan Hammersmith – Kings Cross. Fiuh. "Sudah kubilang kan? Kalau kau masih capek, kenapa juga harus mengantarku ke Kensington?" kini Flave menggerutu pada kakaknya. Tatapannya masih lurus kedepan, takut kejadian itu terulang lagi. "Hampir saja.." gumam Anno. Ah, dasar tidak nyambung! Ditanya malah menjawab yang aneh-aneh.
Kensington Garden
Ah, sampai juga di tempat ini. Flave langsung menarik nafas panjang ketika ia turun dari mobil kakaknya yang hampir menyerempet bus itu. Begitu pula dengan Anno yang dengan jahilnya mengikuti setiap gerak-gerik yang Flave lakukan. Mengetahui itu, ia langsung melirik tajam kearah Anno. Oh well, mari kita lupakan soal mobil-yang-hampir-menyerempet-bus-yang-menuju-King's-Cross tadi. Anno yang tadi mengandeng tangan Flave—bisa dikatakan seperti orang yang berpacaran—langsung pergi menuju cafe yang terletak didekat Diana Memorial Playground. Ah, ya sudahlah.
Sementara Flave hanya melangkah pelan menuju Albert Memorial yang katanya terdapat berbagai macam patung yang menarik. Langkahnya semakin pelan ketika ia mengingat pertemuan terakhirnya dengan seluruh keluarga besar Hufflepuff. Yeah, seperti yang kukatakan sebelumnya, terlalu berat untuk meninggalkan mereka. Mereka memang sudah menjadi keluarga kedua bagi Flave. Keluarga dimana mereka berbagi suka dan duka. Hmm.. Yeah, walau bagaimanapun, hari itu akan datang juga. Mungkin perasaan Flave akan sama dengan para seniornya yang terlebih dahulu meninggalkan Hogwarts. Apa mungkin perasaan itu langsung hilang begitu saja?
Ia berharap ada seseorang yang datang kesini. Semoga saja.. dia yang datang.
Ngomong-ngomong, pertanyaan yang tadi Flave tanyakan belum dijawab juga oleh Anno. Sial.
"Jadi, Flavarel, tidak apa-apa kan kita menginap disini untuk sementara?" suara lembut itu menggetarkan gendang telinga Flave. Gadis berusia delapan belas tahun itu hanya bisa mengangguk pelan dan tersenyum manis pada Mom. Sebenarnya, Flave bisa saja langsung pulang ke villanya di Chelsea. Hanya saja dengan alasan klasik dari Mom—disewakan, yeah, bukan masalah kan?—mereka bertiga (Mom, Anno, dan Flave) akhirnya memutuskan untuk menginap di hotel bintang empat. Wow.. Dekat dengan London Bridge pula. Sangat dekat malahan, kau hanya bisa berjalan dua menit untuk sampai di London Bridge dan menikmati pemandangan dermaga St. Katharine yang indah. Cepat-cepat ia melangkah menuju kamar yang sudah dipesan oleh Mom. Barusan kata Mom, mereka akan jalan-jalan berkeliling daerah London.
Bersama kakak laki-lakinya yang super menyebalkan, Anno. Naik mobil pribadinya, tentu saja. Kenapa tidak Apparate saja sekalian? Toh, mereka sama-sama bersekolah di Hogwarts ini, kok!
"So, kemana temanmu yang di Hogwarts itu? Err—siapa sih namanya?"
Kakaknya tiba-tiba membuka pembicaraan dengan menanyakan teman Flave. Teman Hogwarts yang mana? Rasa-rasanya Flave punya banyak teman di sekolah lamanya itu, meski tidak terlalu sering bersosialisasi. Dan rasanya.. Anno belum pernah bertemu dengan siapapun temannya yang satu sekolah dengannya itu. "Yang mana—awas!" Flave sedikit mengagetkan kakaknya yang sedang menyetir itu. Bagaimana tidak coba? Anno terlihat tidak terlalu konsentrasi menyetir sampai hampir menyerempet bus nomor 10 dengan tujuan Hammersmith – Kings Cross. Fiuh. "Sudah kubilang kan? Kalau kau masih capek, kenapa juga harus mengantarku ke Kensington?" kini Flave menggerutu pada kakaknya. Tatapannya masih lurus kedepan, takut kejadian itu terulang lagi. "Hampir saja.." gumam Anno. Ah, dasar tidak nyambung! Ditanya malah menjawab yang aneh-aneh.
Kensington Garden
Ah, sampai juga di tempat ini. Flave langsung menarik nafas panjang ketika ia turun dari mobil kakaknya yang hampir menyerempet bus itu. Begitu pula dengan Anno yang dengan jahilnya mengikuti setiap gerak-gerik yang Flave lakukan. Mengetahui itu, ia langsung melirik tajam kearah Anno. Oh well, mari kita lupakan soal mobil-yang-hampir-menyerempet-bus-yang-menuju-King's-Cross tadi. Anno yang tadi mengandeng tangan Flave—bisa dikatakan seperti orang yang berpacaran—langsung pergi menuju cafe yang terletak didekat Diana Memorial Playground. Ah, ya sudahlah.
Sementara Flave hanya melangkah pelan menuju Albert Memorial yang katanya terdapat berbagai macam patung yang menarik. Langkahnya semakin pelan ketika ia mengingat pertemuan terakhirnya dengan seluruh keluarga besar Hufflepuff. Yeah, seperti yang kukatakan sebelumnya, terlalu berat untuk meninggalkan mereka. Mereka memang sudah menjadi keluarga kedua bagi Flave. Keluarga dimana mereka berbagi suka dan duka. Hmm.. Yeah, walau bagaimanapun, hari itu akan datang juga. Mungkin perasaan Flave akan sama dengan para seniornya yang terlebih dahulu meninggalkan Hogwarts. Apa mungkin perasaan itu langsung hilang begitu saja?
Ia berharap ada seseorang yang datang kesini. Semoga saja.. dia yang datang.
Ngomong-ngomong, pertanyaan yang tadi Flave tanyakan belum dijawab juga oleh Anno. Sial.
Labels: flave, graduated from hogwarts, little reunion