as written on; Tuesday, April 28, 2009

12:53 AM | 0 comments

Spain is falling in love with Korea (?)

"Yeah! Hari ini pulang ke Chelsea!"
"Anno! Jangan berlebihan kau! Kalau kau sudah punya pacar, tahu rasa deh!"
"Eh, by the way, kau sendiri sudah punya pacar belum?"
(menggeleng dengan ragu) "Kau sendiri?"
"Nampaknya aku ingin memacari temanmu itu.."
"Teman yang mana?"
"Waktu kemarin itu loh! Aku mengantarmu dan temanmu ke pernikahan Potter—" (menggaruk bagian belakang kepalanya)
(matanya membelalak, seakan tak percaya) "SANG-HEE!?"



Giliran Mom yang mengendarai mobil Toyota Corona keluaran terbaru menuju Chelsea. Setidaknya villa milik mereka tidak disewakan lagi untuk sementara waktu. Barangkali sampai Flave mengikuti pelatihan—yeah, kau tahu sendiri kan kalau setelah lulus dari Hogwarts ia akan bersekolah lagi di Pusat Pelatihan Sihir?—dan sampai Anno mendapatkan pacar. OMG, asal kalian tahu saja, Anno bahkan sudah berkepala dua dan belum punya pacar. Sementara Flave sendiri—err—masa pendekatan dengan.. Yeah, kau tahu siapa itu dia kan? Bukan Dia-yang-lebih-baik-tidak-usah-punya-nama-deh itu, for your information.

Masalah siapa yang ingin dipacari oleh Anno saat di Guoman Tower, sungguh diluar dugaannya. Flave tidak percaya akan hal itu sebelumnya. Park Sang-hee, gadis Korea yang berasrama Gryffindor yang lumayan dekat dengannya itu, bersanding dengan Flavanno Montez.. Sama dengan—entahlah. Memikirkannya saja pasti sudah kelewat aneh. Memang sih, gadis Korea yang satu itu terlihat sangat cantik. Tapi kalau bersama dengan Anno yang ketampanannya dibawah standar itu—"Sorry bro', terkadang adikmu ini minta dihajar, memang,"—rasanya.. Luar biasa (tidak) mungkin!—"Oke, bro'. Hajar saja adikmu ini sekarang juga." Memasuki wilayah Fulham, Flave langsung ingin berbicara pada kakaknya yang satu itu yang kebetulan saja sedang duduk di sebelahnya—di jok belakang, by the way. Di depan? Ada Flavena yang memaksakan dirinya untuk berkunjung ke Chelsea meskipun kondisi tubuhnya kurang meyakinkan bagi kembarannya sendiri.

"So, kau benar-benar serius ingin memacari Sang-hee?" ujarnya dengan nada datar dengan tatapan memandang jendela disebelah kanannya. Vena yang sedari tadi hanya duduk terdiam, kini nampaknya menoleh kearah saudara kembarnya itu. "Who's Sang-hee, by the way?" suara lirih itu terdengar dari gadis berkulit agak pucat itu. Gadis berbalut jaket tebal itu langsung tersenyum ringkih pada Flave. "Teman satu angkatan. Tampaknya kakak kita yang satu ini senang dengan perempuan Asia.." ia mengedipkan mata kirinya pada Anno yang pura-pura tidak mendengar perkataan Flave barusan. "Uhuk!—Haha.." Vena tertawa kecil yang diawali dengan batuk. Yang penting jangan sampai dirinya langsung jatuh pingsan.

Ngomong-ngomong, cuacanya mendung.

*****

Ruang tengah yang bersebelahan dengan kamar Flave. Ia baru saja mengirim surat untuk Sang-hee supaya ia mampir ke villanya. Kau tahu kenapa? Sebenarnya karena bujukan dari Anno yang ingin bertemu lagi dengan Sang-hee untuk kedua kalinya. Ah dasar, ada-ada saja kakaknya yang satu itu. Flave jadi bingung sendiri, serius. Apa Anno mengidap penyakit semacam love at the first sight sehingga ia sampai cinta mati—serius, itu berlebihan sekali—pada Sang-hee? Who knows?

Dear Sang-hee, wherever you are (hehe..),

Long time no chat, sista'! Hehe.. How are you today? Are you okay? How about your 'complicated' relationship with Alaistair? (Well, sebenarnya itu pertanyaan dari kakakku. Cemburu, sepertinya) Okay, cukup dengan basa-basinya. Ah ya, you're invited to my villa! Haha.. Seriously, aku ingin kau datang ke rumahku. Karena.. Kau akan tahu sendiri alasannya. Because i need you, Sang-hee! Hmph, itu kakakmu yang menulis dengan asal-asalan. Okay, see ya'!

Regards,
Flavarel Montez featuring her brother. Wakakakak..

P. S.: Dios, kemampuan bahasa Spanyolku menurun. ROFL.

Tunggu, ROFL itu apa? Rolling on the Floor?

"Puas kau sekarang, eh?" ujar Flave ketus pada Anno yang diam-diam memperhatikan di belakangnya. Huh, hanya karena ia akan menulis surat untuk Sang-hee saja, mukanya sampai mesem-mesem tidak jelas layaknya orang gila. Dan Anno hanya mengangguk puas sambil mengacak-acak rambut adiknya itu. Vena yang melihat itu dari kejauhan hanya tersenyum meringkih—lagi—sambil mendorong kursi rodanya menuju mereka berdua. "Kalian mirip anak kecil, sungguh," gumamnya datar dengan sorot tajam pada mereka berdua. "TIDAK! DIA YANG MIRIP ANAK KECIL!" jawab mereka berdua serempak. Sepertinya hampir membuat Mom yang sedang memasak di dapur hampir merasa jantungan mendengar teriakan tersebut.

Keluarga yang bahagia—tepatnya terlalu bahagia.



"Outstanding untukmu, Flavarel! Wakakakakak!!"
"Serius, kau ingin memacari Sang-hee?"
(mesem-mesem) "Of course, kenapa tidak? Mumpung orangnya cantik begitu.."
"Dasar kau, mementingkan kecantikan saja. Payah."
"Aku yakin anaknya pasti sangat periang sekali. Aku memang suka cewek seperti itu kok!" (nyengir lebar)
"Kalau kubilang dia sudah punya pacar, bagaimana?"
"Pacar? Siapa namanya!? Kau tahu tidak?"
(memandang ragu pada Anno) "Alaistair kalau tidak salah."
"..."
"Kenapa memangnya, huh?"
"AKU SANGAT YAKIN AKU AKAN MENDAPATKAN GADIS ITU!" (tersenyum seperti setan)
"Kau.. Berlebihan!"

Labels: , , ,

flavarel montéz's theme song


introduction

Flavarel Allesha Montéz
— Hufflepuff, 1980 Magic Training Center Student —
Madrid, October 19th, 1961. 19 years old
Halfblood, AB blood type. 178 cm / 58 kg
Hufflepuff-ish, loves her necklaces, hates darkness
| Visualization: Vanessa Anne Hudgens |


disclaimer
semua yang ditulis disini hanyalah sebagai pengembang dari chara flavarel montez yang dimainkan di indohogwarts.
hanya fiktif belaka dan tidak akan ada eksistensinya di dunia nyata.
kalaupun memiliki kesamaan nama, tempat, dan lain-lainnya, itu semua hanya kebetulan.

links
the other blog in-chara
aneela stefania davidson
duske, janette, and diaconu
haruhi kumayuki
inez allegria hameline
mizuhime winterfield
nathan k. harvarth
rigel du noir
satoshi takayama
steinhart and gladstone
yuka ueda
yusuke sawada
the rpg forum
indohogwarts
the puppet mistress
dhilla's blog
the designer
designer's portfolio

archives