as written on; Tuesday, April 28, 2009

1:01 AM | 0 comments

Be Mine Forever — 2

Kau punya feeling yang buruk, dear. Tidak ada orang lain yang berlalu lalang disekitar sini. Coba lihat ke seberang dan kau akan melihat beberapa orang sedang berjalan kesana-sini. Dan kalau kau melihat ke kejauhan sana, kau bisa melihat sepasang kekasih—masih muda sih—tengah bermesraan ria sepanjang jalan. Nah, kau sudah mendapat kesimpulannya, Montez?

Dia tak punya bakat meramal dengan baik. Dammit.

But yeah, beruntung ia memiliki retina yang masih berjalan dengan baik. Ahaha.. Kau tahu maksudnya kan? Tak mungkin ia menganggap sepasang kekasih yang kira-kira sepuluh langkah lagi akan berpapasan dengan gadis Latin itu—dua orang yang sedang bertengkar. Yang perempuan—rambut pirang kecoklatan dengan manik hijau keabuan yang membuatnya menjadi tambah terlihat sangat cantik (meskipun pada kenyataan, perempuan itu memang cantik, artis mungkin?) memakai jaket tebal berwarna putih tulang yang agak sedikit kontras dengan kulitnya yang kuning langsat. Gadis Asia mungkin? Yang laki-laki—bertubuh atletis, rambut hitam cepak, memiliki warna bola mata biru laut dengan sorotan agak tajam (ia tak mengerti kenapa perempuan menyukai lelaki dengan tatapan tajam—yang menurut Flave mirip setan itu?) dan berpenampilan casual. Serba cokelat, benar-benar sangat kontras dengan kulit lelaki itu yang putih pucat.

Semacam vampire? Mungkin kau tahu artikel Daily Prophet yang membahas kerjasama Kementrian Sihir dengan kumpulan vampir yang bermarkas di Volterra, Italia—pernah membacanya kan? Itu bahkan sempat ia perbincangkan dengan beberapa orang rekan divisinya—Sierra McKannon, bukan Serafina McKelsie yang katanya sekarang mulai meniti karier sebagai model, cih. Gadis itu—yang ternyata sama-sama berasal dari Spanyol—hanya membeberkan berita tersebut, karena ia memang tahu banyak tentang kerjasama itu.

Oh well, ya sudahlah, peduli amat tentang masalah Volturi itu.

Lagi-lagi ia celingukan melihat sekitar jalanan Crimmscott yang oh-my-God-tempat-ini-bahkan-mirip-kuburan ini. Hanya ada satu bus yang lewat di jalan itu dan beberapa sepeda antik berkeliaran disana. Dirinya mencurigai seseorang yang ada di bus itu sedang memperhatikannya. Uh yeah, kau kepedean, Flave. Dan ia sampai lupa kalau ia mau memesan sesuatu di dalam. Nanti saja, toh tadi juga pelayannya datang dan ia menolaknya dengan halus—hanya dengan kata-kata seperti, "Urm.. Nanti saja, aku sedang menunggu seseorang," yang sebenarnya—alasan itu terlalu dibuat-buat. Hey, Flavarel Montez, kau datang kesini sendirian, dengan tujuan menikmati teh yang dihidangkan disini sendirian. Sejak kapan kau menunggu seseorang—kecuali barusan ada orang yang menghubungimu entah itu kakakmu atau Sierra yang ingin menemanimu di tempat seperti ini—itu merupakan alasan yang—aneh. Apapunlah yang bisa kau sebut.

"Ehm, maaf, Nona. Sepertinya Anda menempati tempat saya."

Nah kan, bahkan kau menempati tempat orang lain—meskipun tidak ada sesuatu yang menjadi ciri kalau meja yang ia tempati saat itu reserved. Tanpa banyak basa-basi, ia langsung bangkit dari tempat duduknya. "Sorry kalau aku menempati tempatmu," ujarnya tanpa menoleh sedikitpun ke belakang. Well, sepertinya setelah ia pergi dari tempat duduk ini, ia akan langsung memesan dan mencari tempat duduk yang lainnya. Kau memang bodoh, Montez. Dan sekarang, ia baru mengalihkan pandangannya terhadap orang tersebut. Kau tahu siapa dia?

"Kau?" senyuman sumringah langsung mengembang. Dijahili itu—malah membuatnya merasa aneh. Ingin tertawa, tapi ia tahan. Buat apa coba?

Labels: , , ,

flavarel montéz's theme song


introduction

Flavarel Allesha Montéz
— Hufflepuff, 1980 Magic Training Center Student —
Madrid, October 19th, 1961. 19 years old
Halfblood, AB blood type. 178 cm / 58 kg
Hufflepuff-ish, loves her necklaces, hates darkness
| Visualization: Vanessa Anne Hudgens |


disclaimer
semua yang ditulis disini hanyalah sebagai pengembang dari chara flavarel montez yang dimainkan di indohogwarts.
hanya fiktif belaka dan tidak akan ada eksistensinya di dunia nyata.
kalaupun memiliki kesamaan nama, tempat, dan lain-lainnya, itu semua hanya kebetulan.

links
the other blog in-chara
aneela stefania davidson
duske, janette, and diaconu
haruhi kumayuki
inez allegria hameline
mizuhime winterfield
nathan k. harvarth
rigel du noir
satoshi takayama
steinhart and gladstone
yuka ueda
yusuke sawada
the rpg forum
indohogwarts
the puppet mistress
dhilla's blog
the designer
designer's portfolio

archives