as written on; Friday, April 3, 2009

6:23 PM | 0 comments

Winter's Wind [Plot Terputus] – 2

Apakah kau masih ingat—terutama yang sudah mengalami masa puber—bagaimana rasanya menjadi anak-anak yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan?

Flave mematri semua memori masa kecilnya dan masih tetap utuh sampai sekarang. Waktu Flave masih dengan cerianya bermain lempar bola salju atau membuat boneka salju atau menyalakan api unggun dan segala macam, semua yang berbau musim dingin. Angin berhembus sedikit lebih kencang daripada sebelumnya dan mengibarkan rambutnya seperti bendera yang baru saja dikibarkan. Tangannya memegang segenggam bola salju yang kalau ada seseorang lagi disini akan langsung dia lempar tepat didepan mukanya. Atau mungkin saja dibokongnya, tinggal pilih saja sesuka hati. Tapi sayang, dia hanya disini sendiri. Ia tidak terlalu memikirkan bila Nano datang kesini dengan cara yang tidak biasa—melempar bola salju atau mencubit pipinya atau memberi kejutan seperti di Aula Depan musim panas lalu. Sekotak chocochip cookies yang diberikan Nano masih sisa banyak dikamarnya. Dikira Flave ia bakal mendapatkan Permen Rasa Bertie Botts rasa kotoran Troll. Huek! Menjijikan.

“—dan tahu tidak? Sebenarnya kau tak cocok sekolah disini.”

McKelsie menyebalkan.

Biar kudefinisikan siapa itu Serafina McKelsie dan bagaimana sifatnya sehingga membuatnya terlihat menyebalkan dimata Flave. Dia itu kecentilan, fashion-addict—salah satu anak yang menyetujui perkataan senior Zeel tentang majalah fashion itu, perfeksionis, dan egois. Namun dari sisi baiknya, anak itu cukup perhatian terhadap orang lain dan senantiasa mebantu orang lain. Tipe Hufflepuff sejati atau apa yah? Dan kau curiga kan kenapa si Serafina ini selalu menyetujui apapun kata-kata senior Zeel padanya? Ya, tentu saja. Dia naksir berat sama senior itu. Dan Flave sama sekali tidak menyangka kalau anak itu menyukai senior yang sudah lulus dari Hogwarts—yang berarti tidak ada lagi neraka bagi Flave. That’s why she hates Serafina McKelsie so much. Selain karena rambut blonde keritingnya yang bisa membuat Flave sedikit bergidik.

"Long time no see, Miss Montez."

Suara anak laki-laki. Sedikit berat, memungkinan bahwa yang datang itu bukanlah Nano. Lagipula, tahu sendiri kan bagaimana suara Nano yang belum juga puber itu? Masih kekanak-kanakkan. Dan apalagi, Nano tidak mungkin memanggilnya Miss Montez—kecuali kalau naluri jahilnya mulai keluar, seperti akan melemparinya bola salju dan bermain bersama. Kemudian lelaki itu duduk disampingnya. Beralas salju, menyenangkan. Ia tak sendiri sekarang. Flave menoleh sedikit dan melihat raut wajah anak laki-laki itu. “Winchester? Yeah, long time no see..” ujarnya singkat sambil memeluk lututnya. Sedikit kedinginan, walaupun sudah memakai jaket tebal. Pertama kali bertemu dengan Winchester.. Bayangan itu melintas lagi seperti burung yang bermigrasi ke selatan. Di kelas kosong, rite? Waktu itu ia sempat bertemu juga dengan Atsuko dan senior Marie Ann yang juga sedang berduaan.

Iya, waktu itu Flave menangis cuma gara-gara melihat wajah Atsuko yang mirip dengan Aurel—tak perlu dibahas lagi siapa orang itu. “Baru saja keluar dari kandang, eh?” guraunya mencairkan suasana. Ia pun langsung terkekeh sedikit. Kapan lagi bisa seceria ini diusia enam belas tahun?

Labels: , , ,

flavarel montéz's theme song


introduction

Flavarel Allesha Montéz
— Hufflepuff, 1980 Magic Training Center Student —
Madrid, October 19th, 1961. 19 years old
Halfblood, AB blood type. 178 cm / 58 kg
Hufflepuff-ish, loves her necklaces, hates darkness
| Visualization: Vanessa Anne Hudgens |


disclaimer
semua yang ditulis disini hanyalah sebagai pengembang dari chara flavarel montez yang dimainkan di indohogwarts.
hanya fiktif belaka dan tidak akan ada eksistensinya di dunia nyata.
kalaupun memiliki kesamaan nama, tempat, dan lain-lainnya, itu semua hanya kebetulan.

links
the other blog in-chara
aneela stefania davidson
duske, janette, and diaconu
haruhi kumayuki
inez allegria hameline
mizuhime winterfield
nathan k. harvarth
rigel du noir
satoshi takayama
steinhart and gladstone
yuka ueda
yusuke sawada
the rpg forum
indohogwarts
the puppet mistress
dhilla's blog
the designer
designer's portfolio

archives